Materi ceramah sesuai Bulan Hijriyah

Rabu, 27 September 2023

BULAN MAULID SAW


.

Makna Maulid Nabi

Tujuan peringatan Maulid Nabi yaitu untuk mewujudkan rasa bahagia atas kelahirannya dan menghabiskan hari tersebut dengan merenungkan ajaran Rasulullah SAW.

Oleh karena itu, bagi umat Islam makna dari Maulid Nabi adalah untuk menghabiskan hari dengan belajar lebih banyak tentang Rasulullah, serta mencari cara untuk memperbaiki diri dengan mempelajari sifat positif dari ajaran-ajarannya.

Pada peringatan Maulid Nabi, umumnya umat Islam menjalankan berbagai macam tradisi atau kegiatan. Misalnya dengan memperbanyak sholawat, mengadakan majelis taklim di masjid, dan kegiatan bernilai baik lainnya.

Keutamaan Merayakan Maulid Nabi

Karena diisi dengan kegiatan yang bernilai kebaikan. Dilansir laman Islam NU, maka keutamaan yang didapat bagi orang yang merayakan Maulid Nabi yaitu:

1. Dikumpulkan dengan Para Syuhada dan Orang Shalih di Akhirat

Menurut Imam Yafi'i  dikutip dari kitab I'anatut Thalibin, juz III halaman 365, mengatakan bahwa orang yang memperingati Maulid Nabi akan mendapatkan pahala besar dan dikumpulkan bersama orang-orang shalih.

وقال الامام اليافعي اليمنى: من جمع لمولد النبي (ص) إخوانا وهيأ طعاما وأخلى مكانا وعمل إحسانا وصار سببا لقراءة مولد الرسول بعثه الله يوم القيامة مع الصديقين والشهداء والصالحين ويكون في جنات النعيم.

Artinya:

"Orang yang mengumpulkan saudara-saudara untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, menyediakan makanan, menyediakan tempat, melakukan kebaikan, serta menjadi sebab dibacanya Maulid Nabi, maka Allah akan membangkitkannya di hari kiamat bersama orang-orang yang shalih dan berada di surga."

2. Dianugerahkan Surga

Keutamaan merayakan Maulid Nabi selanjutnya yaitu diberi surga dari Allah. Terutama bagi mereka yang melakukannya dengan ikhlas dan niat kecintaan pada Rasulullah.

وقال السري السقطي من قصد موضعا يقرأ فيه مولد النبي صلى الله عليه وسلم فقد قصد روضة من رياض الجنة لأنه ما قصد ذلك الموضع إلا لمحبة الرسول وقد قال عليه السلام من أحبني كان معي في الجنة

Artinya:

Sirri al-Saqati berkata, "Orang yang menuju ke tempat untuk membaca Maulid Nabi Muhammad SAW, maka dia telah menuju ke taman surga. Karena ia tidak menuju ke tempat itu, kecuali karena cinta kepada Nabi." Dan Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barang siapa mencintaiku, maka ia akan bersamaku di surga."

3. Dapat Ampunan dari Siksa Kubur

Mereka yang merayakan Maulid Nabi juga akan diberi ampunan dari siksa kubur. Dalam hal ini, para ulama sepakat bahwa Abu Lahab diringankan siksanya setiap hari Senin, pasalnya ia pernah bergembira dengan lahirnya Rasulullah.

Hal tersebut diriwayatkan dalam hadits Imam Bukhari dalam kitabnya Shahih al-Bukhari. Bersumber dari riwayat Urwah bin Zubair, diceritakan bahwa ketika Abu Lahab meninggal, dia didatangi oleh salah seorang keluarganya dalam mimpi, dan ditanyai tentang keadaannya.

Kala itu, Abu Lahab menjawab, "Aku diringankan siksaku setiap hari Senin, karena aku pernah membebaskan budak wanita bernama Tsuwaibah yang telah menyusui Rasulullah SAW."

Mengingat kelahiran dan kisah hidup Nabi Muhammad SAW di hari Maulid Nabi, bisa menjadi salah satu cara untuk kita sebagai umatnya agar tetap mencintai dan memuliakan Nabi Muhammad.



Kisah

 Kisah Dua Pemuda dan Keberkahan Maulid  Senin, 18 September 2023 | 06:00 WIB Muhammad Hanif Rahman Kolomnis Dikisahkan pada masa Amirul Mu'minin Harun ar-Rasyid di Bashrah ada seorang pemuda berandal. Penduduk Bashrah memandang hina pemuda tersebut karena perilakunya yang buruk. Namun, ketika bulan Rabiul Awal atau bulan Maulid datang, pemuda ini menyambutnya dengan mencuci pakaiannya, memakai parfum, berdandan, membuat walimah, dan ia membaca maulid Nabi Muhammad saw. Hal ini terus berlangsung dalam waktu yang lama. Saat ia meninggal penduduk Bashrah mendengar suara tanpa wujud berkata:  "Wahai penduduk Bashrah hadiri dan saksikanlah oleh kalian jenazah seorang wali dari wali-walinya Allah, sesunguhnya ia mulia di sisiku."  Kemudian penduduk Bashrah menghadiri sampai dengan menguburkannya. Lalu, dalam mimpi, mereka melihat pemuda tersebut mengenakan pakaian kebesaran yang terbuat dari sutra. Ditanyakan kepadanya: "Dengan apa engkau mendapatkan keutamaan ini.?"  "Dengan mengagungkan Maulid Nabi Muhammad saw", jawabnya

Sumber: https://www.nu.or.id/hikmah/kisah-dua-pemuda-dan-keberkahan-maulid-bcsPN

___
Download NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap! https://nu.or.id/superapp (Android/iOS)


Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW

Banyak sekali hikmah yang dapat kita ambil dari Maulid Nabi Muhammad SAW. Berikut lima hikmah yang dapat kita petik dari memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW.

1. Kedermawanan Serta Kemurahan Hati

Nabi Muhammad Saw dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan dan murah hati. Hikmah pertama yang bisa kita petik adalah pentingnya berbagi dan berbuat baik terhadap sesama manusia.

.

2. Kesederhanaan

Meskipun beliau merupakan seorang pemimpin, Namun Nabi Muhammad hidup dengan penuh kesederhanaan. Ini mengajarkan kepada kita semua, agar tidak terlalu terpaku pada materi dan menjalani kehidupan sederhana dengan penuh rasa syukur.

3. Keadilan

Nabi Muhammad SAW menjadi contoh paling sempurna sebagai seorang pemimpin yang adil. Hikmah yang dapat kita ambil adalah, pentingnya memperlakukan semua orang secara adil, tanpa memandang suku, ras, dan agama.

4. Ketekunan

Walau Menghadapi berbagai cobaan dan tantangan dalam menjalani kehidupannya, Nabi Muhammad SAW tetap bersikap sabar dan tekun dalam menjalani tugas-tugasnya. Ini mengajarkan kepada kita semua, agar tetap teguh dan bersabar dalam menghadapi ujian kehidupan.

5. Rasa Cinta dan Kasih Sayang

Hikmah terbesar dari semua adalah pesan cinta dan kasih sayang yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Ini merupakan

Sumber ke 2

HIKMAH dalam memperingati Maulid Nabi.

1. Mendorong Umat Islam untuk Membaca Sholawat

Dengan memperingati Maulid Nabi, dapat mendorong umat islam untuk selalu bersholawat. Mereka menjadi terdorong untuk mengamalkan sholawat untuk mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW.

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Latinnya: Innallāha wa malā`ikatahụ yuṣallụna 'alan-nabiyy, yā ayyuhallażīna āmanụ ṣallụ 'alaihi wa sallimụ taslīmā

Artinya: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab:56).

2. Ungkapan Kegembiraan dan Kesenangan Terhadap Nabi Muhammad SAW

Peringatan Maulid Nabi merupakan sebuah ungkapan kegembiraan dan kesenangan yang ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW. Diceritakan bahwa orang kafir pun mendapatkan manfaat dengan kegembiraan itu. Hal ini tergambar pada kisah ketika Tsuwaibah, yang merupakan budak perempuan Abu Lahab tengah menyampaikan kabar gembira mengenai kelahiran Sang Cahaya Alam Semesta.

Abu Lahab pun merayakannya sebagai tanda suka cita. Karena inilah, di alam baqa, dia akan diringankan siksanya setiap hari Senin tiba. Kisah tersebut merupakan bentuk rahmat Allah SWT terhadap siapapun yang bergembira dan senang atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, sekalipun itu adalah orang kafir.

3. Meneladani Perilaku dan Perbuatan Nabi Muhammad SAW

Meneladani perilaku dan perbuatan mulia dari Nabi Muhammad SAW dalam setiap gerak kehidupan kita merupakan salah satu hikmah dari memperingati Maulid Nabi. Allah SWT berfirman:

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا

Latinnya: Laqad kāna lakum fī rasụlillāhi uswatun ḥasanatul limang kāna yarjullāha wal-yaumal-ākhira wa żakarallāha kaṡīrā

Artinya: "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (QS. Al-Ahzab:21).

مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ ۖ وَمَنْ تَوَلَّىٰ فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا

Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.


4. Meneguhkan Kecintaan Kepada Nabi Muhammad SAW

Hikmah dari memperingati Maulid Nabi adalah meneguhkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagai orang mukmin, kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW merupakan sebuah keniscayaan, sebagai konsekuensi dari keimanan.

Kecintaan ini harus berada di atas segalanya. Bahkan melebihi kecintaan kepada anak dan istri, kecintaan kepada harta, kedudukan dan kecintaan pada diri sendiri. Rasulullah bersabda:

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

Artinya: "Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian hingga aku lebih ia cintai dari ayahnya, anaknya dan manusia seluruhnya.: HR. Al-Bukhari.

قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ



Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik


قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ



Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


5. Melestarikan Ajaran dan Misi Perjuangan Nabi Muhammad SAW

Melestarikan ajaran dan misi perjuangan dari Rasulullah dan juga para nabi merupakan salah satu hikmah dari memperingati Maulid Nabi. Rasulullah bersabda:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَرَكْتُ فِيكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللَّهِ وَسُنَّةَ نَبِيِّهِ

Artinya: "Aku tinggalkan pada kalian dua hal, kalian tidak akan tersesat dengannya, yakni Kitabullah dan sunnah Nabi-Nya sallahu alaihi wa sallam." HR. Malik.

Melalui penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa Maulid Nabi memiliki banyak hikmah, seperti mendorong membaca sholawat, ungkapan kegembiraan, rasa syukur, mengajarkan kedermawanan, keadilan, meneguhkan rasa cinta kepada Rasulullah, meneladani perilaku baik Rasulullah, dan melestarikan ajaran Rasulullah. Demikian yang

Hikmah Maulid Nabi termasuk momentum dalam meneguhkan kembali rasa cinta kepadanya, serta mengikuti semua ajarannya.

Mencintai Nabi Muhammad SAW sama halnya seperti kita mencintai Allah SWT. Hal itu telah dijelaskan dalam arti surat Ali Imran ayat 31.

Katakanlah (Muhammad), "Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

5 Keistimewaan bertakwa

  Berikut beberapa ayat Al-Qur’an tentang keistimewaan orang bertakwa (المتقون) , lengkap dengan teks Arab dan penjelasan singkat, padat, da...