https://t.me/joinchat/dy286onyR2FhZWU1
_Telah berkata Sayyidil Habib Zein Hafidzahullah_
*tanda-tanda nya adalah*:
- *sebelum ramadhan* senantiasa tidur sesudah shubuh *setelah ramadhan* menjadi tidak tidur dan senantiasa berdzikir kepada Allah sampai terbit matahari
- *sebelum ramadhan* tidak melaksanakan ibadah qiyamul lail *setelah ramadhan* senantiasa qiyamul lail
- *sebelum ramadhan* tidak menjaga shalat berjamaah *setelah ramadhan* senantiasa shalat berjamaah
- *sebelum ramadhan* tidak mencintai ilmu dan ulama *setelah ramadhan* menjadi pecinta ilmu dan ulama
- *sebelum ramadhan* tidak menjaga shalat dhuha, witr dan rawatib *setelah ramadhan* menjadi orang yang senantiasa menjaganya
- *sebelum ramadhan* senang melihat perkara yang haram *setelah ramadhan* menjadi seorang yang takut kepada Allah dan menundukan pandangan dari yang haram
- *sebelum ramadhan* gemar berbohong dan ghibah *setelah ramadhan* taubat dari perbuatan tersebut
- *sebelum ramadhan* durhaka kepada kedua orang tua *setelah ramadhan* menjadi seorang anak yang senantiasa berbakti dan menunaikan hak - hak kedua orang tua
- *sebelum ramadhan* dia memutuskan tali rahimnya *setelah ramadhan* ia senantiasa menyambungnya
- dan seperti inilah dirinya di dalam setiap kebaikan, ia menjadi lebih baik
*Maka ini adalah tanda - tanda seseorang yang diterima amal ibadahnya dibulan suci ramadhan dan tanda dirinya dibebaskan dari api neraka*
Dan barang siapa bersifat sebaliknya *_naudzubillah_* maka dialah seseorang yang *mahrum (diharamkan)* dari kebaikan, sangat merugi dan kehilangan segalanya.
Tidak ada peningkatan dalam kualitas ibadahnya dan tidak mencapai level yang lebih baik, dia telah membuang umurnya dalam keadaan sia-sia, yang mana seharusnya dia meningkat dan melangkah ke depan namun malah berbalik mundur ke belakang.
Sebagaimana dikatakan :
_"Barang siapa yang mencari kemajuan (dalam kebaikan) maka dia akan maju dan barang siapa yang menginginkan kemunduran dia akan mundur"_.
*Disusun dan ditulis oleh bahits : Umar Sumaith*
https://t.me/joinchat/6s99Gt_bf8kxYzE9
tanda -tanda mendapat lailatul qadr disertakan ayat dan hadits detail
ChatGPT bilang:
Lailatul Qadr adalah malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadits. Berikut adalah tanda-tanda Lailatul Qadr beserta dalilnya:
Tanda-Tanda Lailatul Qadr
Udara dan Suasana Malam yang Tenang
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Lailatul Qadr adalah malam yang tenang, tidak panas, tidak dingin. Pada pagi harinya, matahari terbit dengan cahaya yang lemah dan tidak menyilaukan."
(HR. Ibnu Khuzaimah, no. 2196; dishahihkan Al-Albani)
Malam yang Penuh Ketenangan dan Kedamaian
Allah ﷻ berfirman:
"Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar."
(QS. Al-Qadr: 3-5)
Dalam ayat ini, disebutkan bahwa malam tersebut dipenuhi kesejahteraan dan keberkahan hingga fajar.
Matahari Terbit Tanpa Cahaya yang Silau
Dari Ubay bin Ka’ab, Rasulullah ﷺ bersabda:
"Keesokan harinya, matahari terbit tanpa sinar yang menyilaukan, seperti nampan yang datar."
(HR. Muslim, no. 762)
Tidak Panas dan Tidak Berangin Kencang
Dalam riwayat lain:
"Lailatul Qadr adalah malam yang cerah, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak ada hujan, dan tidak ada angin kencang."
(HR. Ath-Thabrani)
Keutamaan Lailatul Qadr
Lebih Baik dari Seribu Bulan
Allah ﷻ berfirman:
"Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan."
(QS. Al-Qadr: 3)
Amalan yang dilakukan pada malam ini setara dengan beribadah selama lebih dari 83 tahun.
Diampuni Dosa-Dosa yang Lalu
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa yang melaksanakan shalat pada malam Lailatul Qadr dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
(HR. Bukhari, no. 1901; Muslim, no. 760)
Kapan Terjadinya Lailatul Qadr?
Lailatul Qadr terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Carilah Lailatul Qadr pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan, pada malam-malam ganjil."
(HR. Bukhari, no. 2017; Muslim, no. 1169)
Semoga kita semua dimudahkan untuk meraih Lailatul Qadr dengan amalan yang ikhlas dan penuh keimanan. 🤲
Tidak ada komentar:
Posting Komentar